Jumat, 26 Desember 2025

 Kebanyakan manusia mengkhawatirkan rejeki dunia ...

Namun sangat sedikit yang mengkhawatirkan amal akhirat...

Jika semua dihitung berdasarkan pendapatan uang, maka ia bagaikan seharga dengan isi perutnya saja ...

Namun jika dihitung untuk mencari keridloan Allah, maka derajatnya bagaikan wakil Allah di dunia ini...

Karena itu, khawatirkan amal akhiratmu dengan melakukan segala kebaikan...

Karena Allah dan sesuai syariat Allah...

Jumat, 19 Desember 2025

 Dunia ini adalah sementara, bukan negeri keabadian... 

Jika kita memanfaatkan dunia dan menyibukkannya dengan ketaatan kepada Allah Ta’ala, maka kita akan memetik hasilnya di akhirat kelak... 

Andaikan kita menyibukkannya dengan syahwat, maka kita akan merugi, baik di dunia, apalagi di akhirat...

Orang-orang yang menyibukkan diri dalam amal kebaikan, maka dia beruntung di akhirat karena telah membekali diri dengan berbagai amal sholih...

Bukan berarti seorang muslim tidak boleh memanfaatkan dunia ini dan kemajuan teknologi di dalamnya... 

Namun, hendaknya dia manfaatkan itu semua untuk membantu ketaatan kepada Allah... 

Hingga dia beruntung disisi Nya...


Jumat, 12 Desember 2025

Kita memang bukan orang suci...

Juga bukan orang tersholih diantara hamba²Nya yang sholih...

Dosa-dosa juga sering dilakukan...

Namun kita adalah hamba²Nya yang berusaha menjadi baik...

Berusaha menjadi hambaNya yang sholih...

Dengan RahmatNya...

Sehingga semua nasehat, renungan dan sindiran itu pertama kali ditujukan kepada diri sendiri...

Siapa saja yang mengikuti anjuran kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirinya sendiri...

Dan barangsiapa memilih kejahatan dan menolak kebaikan, berarti dia telah mencelakakan dirinya sendiri...

Agama itu nasehat dan tidak akan mengikutinya kecuali orang-orang yang ingin bertaubat dan ingin mendapatkan Rahmat Allah... 

Sebagaimana perkataan Ulama besar Hasan Al-Bashri rahimahullah...

Beliau berkata :

“Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasehati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih diantara kalian. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasehat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya sempurna niscaya tidak akan ada pemberi nasehat.”

Mawa'izh lil imam Al-Hasan Al-Bashri, 185

Jumat, 05 Desember 2025

 

Beberapa orang mencari kebahagiaan ke diskotik, ke konser musik, atau lokalisasi, ataupun tempat hiburan lainnya...

Menurut mereka kebahagiaan itu disana, yakni di tempat-tempat kemaksiatan...

Padahal kalau diperhatikan, sumber kebahagiaan itu dihati...

Sesungguhnya sumber kebahagiaan pangkalnya pada rasa syukur dalam hati… 

Semakin engkau bersyukur semakin engkau bahagia...

Semakin bersyukur, engkau semakin sadar bahwa banyak sekali nikmat Allah yang ada padamu… 

Hatimu akan sibuk memikirkan nikmat yang ada, sehingga dia akan bahagia...

Jika Allah memberi tambahan, maka orang itu akan semakin bersyukur dan semakin bahagia… 

Jika tidak, maka dia akan merasa cukup dengan nikmat yang ada dan dia tetap bahagia...

Seringkali kita terlalu memikirkan nikmat yang belum kita raih, namun melupakan banyak nikmat yang telah ada di tangan kita… 

Sehingga hati merasa serba kurang, dan itu tentu mendatangkan kesedihan dan kemurungan...

Oleh karenanya, pandai-pandailah mencari celah untuk bersyukur, semakin engkau pandai mencari celah itu, maka semakin banyak pula kebahagiaan engkau dapatkan...

Bersyukurlah agar Allah memberikanmu tambahan… 

Agar engkau bahagia...

Dan semakin bahagia...