Jumat, 06 Maret 2026

 Kalau kita perhatikan, tidak ada kegagalan bagi seorang mukmin dalam Al-Qur'an...

Tidak ada istilah kegagalan dalam Al-Qur'an...

Yang ada adalah cobaan sebagai bukti kasih sayang Allah...

Dia ingin membangkitkan kemampuan istimewa dalam diri kita...

Yakni berupa kemampuan yang dimunculkan dalam diri kita, atau kemampuan kita untuk semakin dekat kepada Nya, hingga diberikan karomah diluar penalaran manusia, yang belum nampak sebelumnya...

Atau Dia hendak mengangkat derajat manusia itu disisi Nya...

Meskipun dipandang remeh diantara manusia kebanyakan...

Kecuali oleh pandangan hamba²Nya yang sholih dan bertaqwa, yang dapat melihat kelebihannya.. 

Manusia seperti ini, diremehkan dan tidak dianggap oleh manusia kebanyakan...

Namun sekali saja manusia ini berbuat baik, maka kebaikannya langsung di terima oleh Allah SWT...

Hingga Dia meridloinya...

Adakah yang lebih baik daripada keridloan Allah, penguasa alam semesta ini ...?


Jumat, 27 Februari 2026

 

Imam Asy Syafi'i rohimahullah berkata,

Muruah itu memiliki empat rukun :

- akhlak yang baik

- dermawan

- tawadhu, dan

- ibadah

(Manaqib Al Baihaqi 2/188)


Muruah adalah menjaga kehormatan diri...

Dengan menjauhi hal hal yang menjatuhkannya...

Dan melakukan perkara yang memuliakannya...

Jumat, 20 Februari 2026

 Kalau diperhatikan ada keterangan  tempat dan waktu diatas tanda tangan...

Baik itu tanda tangan akad, perjanjian, atau yang lainnya...

Betapa pentingnya masalah tempat dan waktu, hingga selalu dicantumkan terhadap sesuatu yang sangat penting dan berharga...

Demikian juga dengan amal sholih yang dilakukan seseorang...

Amal sholih yang dilakukan itu harus tepat waktu dan tempat ...

Mengingatkan seseorang yang ramai, tentu salah jika dilakukan di Masjid sewaktu mendengarkan khutbah jumat...

Mengingatkan kyai ditempat umum dihadiri banyak orang ketika ada pribadi kyai yang salah diwaktu ceramah, tentu salah....

Ingatlah amal sholih itu menjadi baik dan diterima ketika dilakukan ditempat dan waktu yang tepat ...

Jumat, 13 Februari 2026

 Kata-kata syukur itu mudah diucapkan, namun sangat sulit di implementasikan...

Syukur itu kunci kenikmatan...

Harta banyak, istri cantik dan sholihah, anak yang cerdas dan penurut, semuanya akan terasa hampa bahkan tidak puas dihati, jika tidak ada rasa syukur...

Padahal sesuatu yang sedikit, namun disyukuri, malah bisa menambah kenikmatan sesuatu yang sedikit itu...

Sesungguhnya syukur akan terus menambah nikmat dan membuat nikmat itu terus ada...

Ibnu Abid Dunya menyebutkan hadits dari ‘Abdullah bin Shalih, ia berkata bahwa telah menceritakan padanya Abu Zuhair Yahya bin ‘Athorid Al Qurosyiy, dari bapaknya, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Allah tidak mengaruniakan syukur pada hamba dan sulit sekali ia mendapatkan tambahan nikmat setelah itu". Karena Allah Ta’ala berfirman,

“Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7)  (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 124)

Al Hasan Al Bashri berkata, “Sesungguhnya Allah memberi nikmat kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Jika seseorang tidak mensyukurinya, maka nikmat tersebut berbalik jadi siksa.”

Ibnul Qayyim berkata, “Oleh karenanya orang yang bersyukur disebut hafizh (orang yang menjaga nikmat). Karena ia benar-benar nikmat itu terus ada dan menjaganya tidak sampai hilang.” (‘Uddatush Shobirin, hal. 148)

Dalam hadits disebutkan,

“Sesungguhnya seseorang terhalang mendapatkan rezeki karena dosa yang ia perbuat.” (HR. Ibnu Majah no. 4022. Hadits ini adalah hadits dho’if kata Syaikh Al Albani)

Ingatlah, salah satu implementasi syukur adalah melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan...

Jumat, 06 Februari 2026

Ketika seseorang membaca surah Al Fatihah secara jahar/ suara keras, biasanya ketika menjadi imam, maka ia membacanya secara tartil, hingga jelas terdengar benar bacaannya... 

Alhamdulillah... 

Namun ketika ia sholat secara sirr, atau sholat yang bacaannya sangat pelan suaranya, ia membacanya jauh lebih cepat daripada ia membaca secara jahar...

Padahal jika diperhatikan, Bacaan Surah Al Fatihah yang dibaca cepat itu sangat rawan salah bacaannya...

Paling ringan salahnya, tidak seperti Bacaan yang dibaca Rasulullah SAW, dan yang paling berat salahnya, ia malah membaca yang artinya, ia hanya menyembah selain Allah dan ia hanya meminta kepada selain Allah...

Subhanallah...

Allahu Akbar...

Begitu berat, sangat berat,  super berat dan diatas super berat salahnya, jika ia membaca surah Al Fatihah dengan cepat seperti itu...

Karena itu, guru² saya pernah mengatakan, sebelum bisa membaca Al-Quran, wajib bisa membaca surah Al Fatihah dengan benar. Karena Bacaan surah Al Fatihah itu bacaan sholat yang wajib, jika salah, bagaimana nasib sholatnya...? 

Bagaimana nasib agamanya...?

Pentingnya belajar ilmu tajwid, tahsin dan tidak meremehkan dengan membaca Al Qur'an secara cepat, meskipun dibaca saat sholat yg bacaannya sirr...

Kesimpulan

Bacalah surah Al Fatihah juga yang lainnya secara tartil, JANGAN cepat-cepat, baik itu saat bacaannya dibunyikan keras ataupun pelan, baik dalam sholat ataupun diluar sholat. Jika belum paham ilmunya, sangat rawan terjadi kesalahan yang fatal...!

Jumat, 30 Januari 2026

 Seseorang itu akan berpengaruh pada sesuatu dimasa kecilnya, dan terus akan membekas dengannya hingga besarnya...

Oleh sebab itulah Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk menyuruh anak kecil shalat di umur tujuh tahun dan memukulnya (jika enggan) di umur sepuluh tahun, agar mereka terbiasa...

Biasakan pula makan makanan dengan tangan kanan...

Cebok dengan tangan kiri...

Masuk Masjid kaki kanan terlebih dahulu...

Keluar dari Masjid kaki kiri terlebih dahulu...

Tidak berbuat gaduh di Masjid, namun melakukan sholat dan berdiam diri di Masjid...


Jumat, 23 Januari 2026

 Berbangga hati dan pamer kekayaan, anak2 yang sukses dan juga banyaknya gelar baik gelar dunia ataupun bukan ...

Seringkali kita jumpai...

Mungkin diri kita juga begitu ...

Padahal banyaknya kekayaan, anak-anak yang sukses juga banyaknya gelar tidak membuat takut para Malaikat apalagi Allah...

Subhanallah...

Justru itu semua menjadi bahan tembakan perhitungan yang rumit ...

Perhitungan yang membuat capek dan ketakutan...

Untuk apa hartamu...?

Bagaimana kamu mendapatkannya ...?

Untuk apa ilmu yang kamu peroleh...?

Untuk kebanggaan dan kesombongan...?

Untuk menipu dan men zolimi manusia ...?

Sungguh rumit dan detail pertanyaannya kelak ...

Dan sungguh berbahagia apabila seseorang menggunakan hartanya dijalan Allah...

Ilmunya diamalkan dengan baik, tidak untuk kebanggaan namun untuk memberikan penerangan dijalan yang gelap ...

Jumat, 16 Januari 2026

 Al-Imam Al-Hāfizh Abu Bakr  Muhammad bin Al-Husain bin 'Abdillah Al-Âjurri rahimahullahu ta'ala (280-360 H) mengatakan :

"Seyogyanya bagi orang yang dibacakan Al-Qur'an kepadanya, 

lalu orang yang membaca al- Quran tersebut salah atau keliru bacaannya, hendaknya tidak mencercanya dan hendaklah dia bersikap lembut kepadanya dan tidak kasar kepadanya dan hendaklah dia bersabar atasnya

Karena sesungguhnya aku tidak merasa aman bahwa dia akan bersikap kasar kepadanya, sehingga dia akan lari darinya dan lebih baik baginya agar tidak kembali ke masjid (karena dicerca dan dikasari) 


Dan sungguh diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda :

"Ajarilah dan jangan mencercanya, karena sesungguhnya orang yang mengajarkan lebih baik dari pada orang yang selalu mencela dan menceranya". 

(Hadits ini lemah sanadnya karena ada perowi Humaid bin Abi Suaid yang majhul, akan tetapi makna dari hadits ini adalah kebenaran dan shahih) 


Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, 

"Sesungguhnya kalian itu diutus agar menjadi orang-orang yang memudahkan dan kalian tidak diutus sebagai menjadi orang-orang yang menyusahkan". ((HR. Bukhari : 220)) 


Karena itu mudahkanlah dan peringatan agar kita tidak menyusahkan dan membuat orang lari dari kebaikan...

Jumat, 09 Januari 2026

 Sampai kapanpun, berbohong, fitnah dan kesaksian palsu itu diharamkan bahkan termasuk dosa besar ...

Kecuali...

Berbohong untuk mendamaikan pertikaian, permusuhan hingga peperangan...

Hal ini dibenarkan sebab, manfaat yang ditimbulkan jauh lebih besar daripada keburukannya...

Dan setan itu sangat bergembira, jika ada pertikaian, permusuhan, perceraian, peperangan hingga pembunuhan...

Karena itu, hindarilah pertikaian, permusuhan, perceraian, dan peperangan, meskipun dengan berbohong untuk mendamaikannya ...


Jumat, 02 Januari 2026

 Senyum itu ibadah yg paling murah, mudah dan ringan ...

Tidak perlu kata2 dan harta ...

Namun efeknya luar-biasa ...

Usahakan selalu tersenyum bila bertemu orang lain, meskipun hati galau ...

Asalkan jangan senyum2 sendiri dalam kesunyian ...

Jumat, 26 Desember 2025

 Kebanyakan manusia mengkhawatirkan rejeki dunia ...

Namun sangat sedikit yang mengkhawatirkan amal akhirat...

Jika semua dihitung berdasarkan pendapatan uang, maka ia bagaikan seharga dengan isi perutnya saja ...

Namun jika dihitung untuk mencari keridloan Allah, maka derajatnya bagaikan wakil Allah di dunia ini...

Karena itu, khawatirkan amal akhiratmu dengan melakukan segala kebaikan...

Karena Allah dan sesuai syariat Allah...

Jumat, 19 Desember 2025

 Dunia ini adalah sementara, bukan negeri keabadian... 

Jika kita memanfaatkan dunia dan menyibukkannya dengan ketaatan kepada Allah Ta’ala, maka kita akan memetik hasilnya di akhirat kelak... 

Andaikan kita menyibukkannya dengan syahwat, maka kita akan merugi, baik di dunia, apalagi di akhirat...

Orang-orang yang menyibukkan diri dalam amal kebaikan, maka dia beruntung di akhirat karena telah membekali diri dengan berbagai amal sholih...

Bukan berarti seorang muslim tidak boleh memanfaatkan dunia ini dan kemajuan teknologi di dalamnya... 

Namun, hendaknya dia manfaatkan itu semua untuk membantu ketaatan kepada Allah... 

Hingga dia beruntung disisi Nya...


Jumat, 12 Desember 2025

Kita memang bukan orang suci...

Juga bukan orang tersholih diantara hamba²Nya yang sholih...

Dosa-dosa juga sering dilakukan...

Namun kita adalah hamba²Nya yang berusaha menjadi baik...

Berusaha menjadi hambaNya yang sholih...

Dengan RahmatNya...

Sehingga semua nasehat, renungan dan sindiran itu pertama kali ditujukan kepada diri sendiri...

Siapa saja yang mengikuti anjuran kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirinya sendiri...

Dan barangsiapa memilih kejahatan dan menolak kebaikan, berarti dia telah mencelakakan dirinya sendiri...

Agama itu nasehat dan tidak akan mengikutinya kecuali orang-orang yang ingin bertaubat dan ingin mendapatkan Rahmat Allah... 

Sebagaimana perkataan Ulama besar Hasan Al-Bashri rahimahullah...

Beliau berkata :

“Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasehati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih diantara kalian. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasehat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya sempurna niscaya tidak akan ada pemberi nasehat.”

Mawa'izh lil imam Al-Hasan Al-Bashri, 185