Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata,
Lebih baik aku menggigit bara api hingga dingin daripada aku mengatakan tentang takdir yang Allah telah tentukan, "seandainya itu tidak terjadi". (Az Zuhd no 128 - Imam Abu Dawud)
Allah menentukan segala takdir berdasarkan ilmu dan hikmah...
Dan ilmu Allah sempurna dan tidak ada kekurangannya...
Sedangkan ilmu hamba hanyalah setetes samudra yang amat luas...
Maka sangat tidak etis bila seorang hamba mengkritik keputusan Allah...
Kewajiban hamba adalah sabar dan ridho dalam menghadapi ketentuan-Nya...
Dan yakin bahwa Allah tidak akan pernah mendzholimi hamba hamba-Nya...
Namun hambalah yang dzholim...
Ingatlah, musibah Bisa Jadi Kebaikan Yang Tertunda...
Musibah Adalah Salah Satu Bentuk Ujian Yang Diberikan Allah Kepada Manusia...
Dan itu adalah Sunnatullah Yang Berlaku Atas Para Hamba-Nya...
Tidak hanya Berlaku untuk Orang-orang Yang Lalai dan Jauh dari Agama Saja, namun juga menimpa Orang-orang Mukmin dan Orang-orang Yang Bertakwa...
Bahkan, Semakin Tinggi Kedudukan Seorang Hamba di Sisi Allah, maka Semakin Berat Ujian dan Cobaannya..
Karena Dia hendak Menguji Keimanan Dan Ketabahan Hamba yang dicintai-Nya...
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Bersabda,
”Barang Siapa Yang Dikehendaki Oleh Allah Kebaikan Maka Allah Akan Menimpakan Musibah Kepadanya.”
(HR. Al Bukhari)