Al-Imam Al-Hāfizh Abu Bakr Muhammad bin Al-Husain bin 'Abdillah Al-Âjurri rahimahullahu ta'ala (280-360 H) mengatakan :
"Seyogyanya bagi orang yang dibacakan Al-Qur'an kepadanya,
lalu orang yang membaca al- Quran tersebut salah atau keliru bacaannya, hendaknya tidak mencercanya dan hendaklah dia bersikap lembut kepadanya dan tidak kasar kepadanya dan hendaklah dia bersabar atasnya
Karena sesungguhnya aku tidak merasa aman bahwa dia akan bersikap kasar kepadanya, sehingga dia akan lari darinya dan lebih baik baginya agar tidak kembali ke masjid (karena dicerca dan dikasari)
Dan sungguh diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda :
"Ajarilah dan jangan mencercanya, karena sesungguhnya orang yang mengajarkan lebih baik dari pada orang yang selalu mencela dan menceranya".
(Hadits ini lemah sanadnya karena ada perowi Humaid bin Abi Suaid yang majhul, akan tetapi makna dari hadits ini adalah kebenaran dan shahih)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda,
"Sesungguhnya kalian itu diutus agar menjadi orang-orang yang memudahkan dan kalian tidak diutus sebagai menjadi orang-orang yang menyusahkan". ((HR. Bukhari : 220))
Karena itu mudahkanlah dan peringatan agar kita tidak menyusahkan dan membuat orang lari dari kebaikan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar