Jumat, 04 April 2014

Mengajar adalah suatu pekerjaan yg sangat mulia.
Ilmu, adalah cahaya, cahaya yg menerangi baik didunia ataupun diakhirat.
Tanpa ilmu, bagaimana manusia bs hidup layak didunia, dan dapat selamat dari siksa Neraka?
Sehingga dapat diibaratkan, pengajar adalah pemberi cahaya, cahaya yg menerangi alam sekitar, sehingga memberikan petunjuk kebaikan kepada yg MAU menerima cahayanya.
Adakah pekerjaan yg lebih baik daripada memberikan cahaya petunjuk?

Jumat, 14 Maret 2014

Seorang ahli ibadah bukanlah seseorang yg tanpa nafsu ...
Namun karena ia takut kepada Allah, maka ia menjadi terlihat baik ...
Seorang ahli maksiat bukanlah seseorang yg tanpa iman ...
Namun karena nafsunya yg tak terkendali, maka ia menjadi terlihat buruk ...

Bisa jadi seorang ahli ibadah menjadi ahli maksiat, atau sebaliknya ...
Karena itu jangan sombong dan jangan lengah wahai ahli ibadah ...
Dan janganlah berputus asa wahai ahli maksiat, untuk menjadi baik ...
Semua ditentukan pada akhirnya ...

Jumat, 28 Februari 2014

Berkata dan berbuatlah yg baik-baik saja ...
Atau diam ...
Sesungguhnya kebaikan itu bukan hanya pada berkata dan berbuat baik saja ...
Namun, mencegah dari berkata dan berbuat buruk itu juga termasuk kebaikan ...

Jumat, 21 Februari 2014

Carilah Akhirat namun jangan lupakan Dunia ...
Jangan seperti kebanyakan orang, yg mengatakan, carilah dunia namun jangan lupakan akhirat!
Kalau telah memilih Akhirat yg utama, jangan heran kalau akan dikucilkan dan dijauhi orang² ...
Namun itulah resiko, walau sendirian, tetaplah istiqomah dijalan Allah, hanya untuk mencari ridloNya ...

Jumat, 31 Januari 2014

Kalau bisa dipermudah, mengapa harus mempersulit?
Segala sesuatu yg dipersulit, suatu ketika kelak akan dicari celahnya, supaya bisa menembusnya
Inilah yg dikuatirkan, karena pasti yg digunakan adalah cara2 yg curang dan munculnya kejahatan baru
Kalau orangnya jujur dan tidak mau curang, pasti ia akan tergerus dan hancur oleh sistem yg dipersulit itu
Akhirnya, bisa diketahui, orang yg licik dan curang akan terus hidup dan orang yg jujur akan segera menghadap Allah
Kalau sudah demikian, apalah guna dari pencitraan??? -bukankah, suka mempersulit adalah bagian dari pencitraan?-

Jumat, 24 Januari 2014

Pendapat yg kita keluarkan, itu adalah benar, namun ada kemungkinan salah.
Dan pendapat yg dikeluarkan orang lain adalah salah, namun ada kemungkian benar.
Tidak selamanya diri kita benar, begitu juga sebaliknya, tidak selamanya orang lain itu benar.
Namun andaikan tidak cocok dng orang lain, hindari bentrokan, sebisa mungkin.
Mungkin pilihan terbaik adalah diam, dan berdo'a, walau mungkin tindakan ini salah menurut orang lain ...

Jumat, 10 Januari 2014

Dalam perkara agama, masalah plagiat tidaklah serumit perkara dunia. Bahkan dlm beberapa perkara malah diwajibkan plagiat. Mengapa? karena masalah agama hanya Allah yg Mahatahu yg memberikan ganjaran,tdk perlu disebutkan nama2 orang yg beramal. Sedangkan masalah dunia, karena yg dicari harta dunia dan ketenaran maka masalah plagiat jadi rumit, bahkan terkesan pelit (padahal semua ilmu milik Allah). Allah sndri telah melarang unt mengejar kemewahan dunia dan riya

Jumat, 27 Desember 2013

Tegakkan Hukum, karena itu suatu kewajiban yg dibebankan Allah kepada kita, namun janganlah mencela mereka. Jagalah kehormatan mereka dan jangan membantu setan untuk membuka segala pintu keburukan.
Barangsiapa menjaga kehormatan seseorang, maka ia akan dijaga kehormatannya oleh Allah
Barangsiapa menghilangkan kesulitan orang lain, maka Allah akan menghilangkan kesulitannya di dunia dan di akhirat
Barangsiapa sangat cepat dalam berbuat baik, dan tidak suka menunda-nundanya, maka ia akan memperoleh RahmatNya dengan segera, namun apabila ia suka menunda-nunda kebaikan, maka Allah pun akan menahan RahmatNya

Jumat, 06 Desember 2013

Dunia ini bagaikan air kolam.
Setiap orang yg pertama mengambilnya, pasti akan mendapatkan air yg sangat jernih. Dan orang yg terakhir mengambilnya pasti akan mendapatkan air yg keruh atau malah mendapatkan lumpur.

Semua kekayaan alam yg digali, pasti akan menguntungkan dan mempesona bagi yg mendapatkannya, namun setelah kekayaan itu habis, tunggulah bencana yg pasti datang.
Orang² yg baik akan musnah, para ulama dan ahli ilmu (agama) yg ikhlas hanya kepadaNya, akan wafat satu-persatu, hingga akhirnya dunia ini dipenuhi orang² jahat dan munafik, kalau sudah demikian, tunggulah kehancurannya.

Jumat, 29 November 2013

Setiap Allah menurunkan kebaikan, pasti diturunkan pula cobaan, berdampingan.
Dan setiap Allah menurunkan keburukan, pasti diturunkan pula kebaikan, yg menyertainya.
Mengapa demikian?
Karena Allah hendak menguji orang yg mendapatkan kebaikan itu, apakah akan tetap pada jalan-Nya ataukah malah berpaling?
Dan karena Allah hendak menunjukkan adanya kebaikan dibalik musibah yg ditimpakan kepadanya, apakah ia akan bertaubat dng beralih ke jalan-Nya ataukah tidak?

Jumat, 01 November 2013

Tidak usah mencari-cari kesalahan orang lain, dan tidak usah menggunjingnya. Namun, jika tampak jelas ada kemungkaran, sebisa mungkin kita peringatkan, dengan cara yg baik. Atau setidaknya hati kita menolak kemungkaran itu.
Sesungguhnya amatlah merugi bagi orang yg suka mencari-cari kesalahan orang lain, kemudian menggunjingnya. Karana amal kebaikannya pasti akan pindah ke orang yg digunjingnya, sedangkan amal buruk orang yg digunjing, akan pindah ke orang yg menggunjing. Alangkah ruginya ...

Jumat, 25 Oktober 2013

Andaikan disuruh memilih antara teman dan rejeki, maka pilihlah pertemanan.
Sebab sedikit atau banyak, besarnya rejeki yg kita dapatkan sudah ditetapkan oleh Allah, dan tidak mungkin keliru.
Sedangkan pertemanan, tidak akan bisa diraih apabila kita tidak mengalah, dan menjaganya lebih sulit, daripada mencari musuh.

Andaikan dng melepas rejeki itu dapat menghindari permusuhan dan menjaga pertemanan, maka lepaskanlah. Dan segeralah menggiatkan diri untuk beribadah hanya kepadaNya, karena apa² yg disisiNya jauh lebih baik dari apapun juga didunia ini.

Jumat, 07 September 2012

Cobaan ada yg menyenangkan dan ada yg menyusahkan
Sesungguhnya cobaan itu tidak hanya menyusahkan ...
Segala sesuatu yg menyenangkan, berupa segala kenikmatan dunia, dan kemudahan mendapatkan rejeki ...
Itu semua adalah cobaan atau ujian ...
Sesungguhnya Allah akan menguji kita dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat ...
Karena itu janganlah terlena dan lengah ...
Kenikmatan dunia, dan kemudahan mendapatkan rejeki itu juga termasuk ujian atau cobaan ...
Namun kebanyakan cobaan adalah segala sesuatu yg menyusahkan ...
Apakah kita mengira bahwa kita akan masuk syurga ...?
Padahal belum datang kepada kita cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kita ...?
Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan dengan bermacam-macam cobaan ...
Sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Kapankah datangnya pertolongan Allah ? "
Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat ...
QS 2. Al Baqarah:214
أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ ٱلْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ ٱلَّذِينَ خَلَوْاْ مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ ٱلْبَأْسَآءُ وَٱلضَّرَّآءُ وَزُلْزِلُواْ حَتَّىٰ يَقُولَ ٱلرَّسُولُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ ٱللَّهِ أَلاَۤ إِنَّ نَصْرَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Kapankah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. "
QS 5. Al Maa'idah:94
يَـٰۤأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَيَبْلُوَنَّكُمُ ٱللَّهُ بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلصَّيْدِ تَنَالُهُ أَيْدِيكُمْ وَرِمَـٰحُكُمْ لِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَخَافُهُ بِٱلْغَيْبِ فَمَنِ ٱعْتَدَىٰ بَعْدَ ذٰلِكَ فَلَهُ عَذَابٌ أَلِيمٌ
"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu[Allah menguji kaum muslimin yang sedang mengerjakan ihram dengan melepaskan binatang-binatang buruan, hingga mudah ditangkap.] supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barang siapa yang melanggar batas sesudah itu, maka baginya azab yang pedih."