Jumat, 12 Desember 2014

Siap-siaplah menemui kesulitan dlm hidup ini, jika Mencintai Allah ...
Siap-siaplah dng kemiskinan dlm hidup ini, jika Mencintai NabiNya ...
Tiap2 makhluk akan dikumpulkan diakhirat kelak dng makhluk yg dicintainya ...

Surga itu dikelilingi dng kesulitan dan kepahitan hidup, sedangkan Neraka dikelilingi dng kemudahan dan kenikmatan dunia ...
Jika mencintai Allah dan NabiNya, berarti memilih Surga, namun bersiap-siaplah dlm menghadapi kesulitan hidup dan kemiskinan ...
Jika tidak mau, maka kebebasan, kenikmatan dan kemewahan dunia akan didapatkan, namun bersiaplah untuk masuk Neraka ...

Jumat, 05 Desember 2014

Jika kamu menggantungkan hidupmu pada tuan harta, engkau pasti akan dihinakannya, hingga tdk ada kehormatan sedikitpun yg melekat pd dirimu.
Jika kamu menggantungkan jiwamu pada tuan kyai, engkau pasti akan dihinakannya, hingga tdk ada kebenaran yg ada padamu, melainkan hanya kesalahan.
Jika kamu menggantungkan jiwa dan hidupmu hanya kepada Allah, engkau pasti akan dimuliakanNya, dng kecukupan rejeki dunia dan ketenangan jiwa dng ampunan dan RahmatNya yg Mahaluas ...

Jangan sekali2 tergantung kepada makhluk, baik itu perkara dunia atau akhirat, karena ketergantungan kepada makhluk, pasti akan merugi dan dihinakan makhluk itu, hingga lebih hina dari binatang ...

Jumat, 28 November 2014

Rugilah yg membela bukan karena Allah, meskipun karena teman, atau pimpinan atau karena harta. Karena manusia bisa ingkar janji, dan bisa berkhianat. Namun Allah tidak pernah ingkar janji, dan tidak pernah berkhianat.
Tolong dan belalah ia, walapun ia seorang tukang sepatu yg jauh dari Allah, namun ternyata ia jujur dan amanah ...
Sedangkan urusan ia jauh dari Allah, itu urusan pribadinya dng Allah, semoga dng kejujuran dan amanah ia bisa kembali ke jalan Allah ...

Mudahkanlah, dan jangan mempersulit

Seringkali seorang pendidik mengharuskan didikannya sesuai dng keinginan pendidik ...
Padahal tidak jarang, peserta didik itu merasa bodoh dan merasa putus asa untuk bisa maju dan pintar ...
Sehingga peserta didik itu merasa dunia ini sudah runtuh, tidak ada lagi penolong dan inginnya mati saja ...
Alangkah baiknya jika pendidik, lebih menggali potensi didikannya dan mengarahkannya, sesuai dng keahlian dan bakat peserta didik itu ...

Seringkali seorang ustadz menginginkan orang lain sesuai dng keinginan si ustadz ...
Padahal tidak jarang orang itu merasa sangat jauh dari kebenaran dan berputus asa karena banyak dosa ...
Sehingga orang itu merasa dirinya bakal mendapat siksaNya dan pasti masuk neraka ...
Alangkah baiknya jika sang ustadz menghilangkan rasa putus asa orang lain dng selalu memberikan harapan akan ampunan dan rahmat Allah yg Mahaluas ...

Mudahkanlah, dan jangan mempersulit ...
Jangan menakut-nakuti, dan jangan membuat orang lain berputus-asa ...
Mudah2an Allah memudahkan kita dng RahmatNya didunia dan di padang Mahsyar, kelak ...

Jumat, 21 November 2014

Seorang yg tabah dan super sabar bukanlah seseorang yg tidak pernah mengeluh. Nabi Ayyub as. yg sangat sabar juga pernah mengeluh ketika diberi cobaan. Namun mengeluhnya hanya kepada Allah, dan bukan kepada makhluk ...
Lidah kita memang berbeda dng lidah orang2 negara Arab. Kita mungkin sulit meniru 100 persen bacaan Alquran sefasih mereka. Bacaan panjang-pendek bisa kita tiru 100 persen.
Namun soal nada bacaan Alquran, ya jangan coba2 menggunakan versi selain yg kita kenal. Sebab nanti akan muncul membaca Alquran dng nada jazz, blues, keroncong, dan mungkin ada yg dibaca dng nada "sakitnya tuh disini" atau "goyang dumang"

Jumat, 14 November 2014

Setiap orang akan selalu mencari kekayaan dunia, hingga ia mengatakan, "Semua harta ini milikku!".
Namun yg sebenarnya adalah:
1. Apa2 yg ia makan kemudian habis, itulah miliknya.
2. Apa2 yg ia pakai kemudian rusak, itulah miliknya.
3. Apa2 yg ia sedekahkan (wajib/sunnah), itulah miliknya. Dan yg terakhir ini akan disimpan terus diakhirat.
Semua yg ia cari ketika didunia, harta kekayaan, semuanya, akan lenyap dan bukan menjadi miliknya lagi, namun sudah menjadi milik ahli warisnya (ketika sudah wafat). Dan hanya harta yg ia sedekahkan (karena Allah) itulah yg kekal mendampinginya hingga kiamat.

Jumat, 07 November 2014

>> Seorang wanita pedagang yg kaya-raya, namun tunduk dan sangat menghormati suami. Itulah Ibu Khatijah ra. istri Nabi SAW yg pertama.
>> Seorang wanita yg lemah-lembut dan tetap istiqomah dijalan Allah, walaupun bersuamikan seorang kafir yg sombong. Itulah Asiyah, istri Firaun.
>> Seorang wanita yg mandiri, melayani suami dng kelembutan, segala pekerjaan rumah ditanganinya sendiri tanpa pembantu, dan bersuamikan orang miskin. Itulah Fatimah ra binti Muhammad SAW, istri Ali ra.
>> Seorang wanita yg tabah, sendirian, suci dan tegar menghadapi cobaan yg sangat berat. Itulah Maryam, ibunda Nabi Isa as.
Itulah contoh 4 wanita teladan, hingga akhir jaman yg tidak akan ada tandingannya sepanjang masa.

>> Seorang kaya-raya dan sombong, memiliki semua kekayaan dunia, juga kunci kekayaan dunia, namun dihinakan oleh Allah hingga menjadi contoh buruk sepanjang jaman. Itulah Qorun.
>> Seorang penguasa yg memiliki kekuasaan yg sangat luas, hingga menganggap dirinya tuhan, karena semua perintahnya pasti terkabulkan. Dan ia sangatlah sombong. Akhirnya ia dihinakan oleh Allah hingga menjadi contoh buruk sepanjang jaman. Itulah Fir'aun.
>> Seorang cerdik cendekia, memiliki pengetahuan yg luas, pemikir yg handal, namun ia membela penguasa yg lalim dan sombong. Akhirnya ia dihinakan oleh Allah hingga menjadi contoh buruk sepanjang jaman. Itulah Haman, tangan kanan Fir'aun

Jumat, 31 Oktober 2014

Seorang rekan bertanya,"sejak pindah kerja dari pekerjaan A ke pekerjaan B, rejeki saya kok berkurang ya?".
Maka saya jawab, "Rejeki itu hanya Allah yg tahu, seorang jutawan, kecilnya tdk akan tahu kalo kelak ia akan jadi jutawan. Dan seorang anak jutawan tidak akan tahu kalo nantinya ia akan jadi gelandangan"
"Seorang manusia hny diwajibkan berusaha, dan hakikat mencari rejeki adalah unt sarana menuju akhirat. Sehingga utamakan bisa beribadah sesuai dng sunnah Rasul dalam mencari pekerjaan."
Supaya rejeki "dilancarkan" insyaAllah lakukan hal berikut ini:
1.Perbanyak Istighfar
2.Santuni anak yatim
3.Jangan mencari pekerjaan yg dapat menggangu menjalankan Agama.
4.Jika rejeki yg kita dapatkan lebih sedikit dari pekerjaan sebelumnya, anggap saja selisih rejeki yg berkurang itu qt sedekahkan dijalan Allah, karena di pekerjaan baru kita dapat menjalankan ibadah dng lebih baik. Dan ini lebih baik dan lebih kekal ganjarannya.
5.Belum tentu dng rejeki yg melimpah kita bs beribadah dan menjalankan sunnah Nabi dng lebih baik. Bisa jd malah semakin jauh dari Allah. Hanya Allah yg tahu "mental" qt.

Jumat, 19 September 2014

Keberhasilan tidak ditentukan oleh IQ atau kecerdasan seseorang ...
Namun keberhasilan itu, ditentukan oleh Niat, kehendak dan usaha seseorang yg telah mendapatkan Ijin dari Allah (supaya berhasil) ...

Jangan meremehkan "selangkah" usaha yg terlihat tidak berguna, namun sesungguhnya "selangkah" itu adalah pintu pertama untuk menuju keberhasilan ...
Jangan pula merasa putus-asa, karena banyaknya rintangan dan cemoohan yg kita dapatkan, karena, rintangan dan cemoohan itu adalah uji-coba ketulusan dan kebulatan tekad dan niat seseorang ...

Jumat, 05 September 2014

Salah satu pintu Surga adalah berbakti kepada orang-tua ...
Seorang anak yg baik, ia pasti berbakti kepada orang-tuanya sendiri, dan bukan kepada orang-tua orang lain ...
Seorang Suami yg baik tentu menyayangi istrinya sendiri, dan bukan istri orang lain ...
Seorang Istri yg baik tentu menyayangi suaminya sendiri, dan bukan suami orang lain ...

Jumat, 15 Agustus 2014

Nabi Adam dikeluarkan dari Surga karena Wanita.
Seorang Nabi yang tahan godaan Iblis, ternyata dikalahkan wanita.
Apalagi manusia biasa, tentunya lebih mudah dikalahkan wanita, harta dan kekuasaan.
Karena itu berhati-hatilah ...
Beruntunglah bagi laki2 yg tidak kaya, tidak punya kekuasaan dan tidak punya pacar ...

Jumat, 01 Agustus 2014

Janganlah menjadi hamba yg Romadloniyah, namun jadilah hamba yg Rabbaniyyah ...
Dimana selesai romadlon, semua kejujuran dan kebaikan tetap melekat hingga Romadlon tahun depan ...
Jika sewaktu puasa kita sangat jujur, sampai2 kita tidak mau menelan air kumur sewaktu berwudlu, padahal tidak ada yg menyaksikan kita, kecuali Allah ...
Maka lepas Romadlon kita hendaknya tetap menjaga segala kejujuran dan kebaikan bulan Romadlon kemaren ..

Beberapa mukmin berpendapat, kalau bulan puasa bukanlah bulan yg digunakan untuk bermalas-malasan. Sehingga pada bulan puasa hendaknya lebih rajin dalam bekerja, kalau perlu harus lebih rajin dari bulan diluar romadlon. Menurut mereka, Rasulullah pada bulan puasa tidak bermalas-malasan, bahkan sangat rajin.
Saya pribadi tidak setuju dengan pendapat tersebut. Karena Rasulullah pada bulan romadlon memang sangat rajin, namun rajinnya itu adalah dalam ibadah kepada Allah. Mungkin ada yg berpendapat, bekerja juga ibadah, namun kita kembalikan kepada diri Rasulullah, apakah Beliau bekerja dng berdagang pada bulan Ramadlon, atau malah rajin dalam berdagang dibulan romadlon ??? Tentu TIDAK. Beliau pada bulan Romadlon sangatlah rajin, yakni rajin untuk iktikaf, tadarus dng Malaikat Jibril, Sholat malam, dan tidak pernah tertinggal untuk menegakkan Sholat Fardlu di Masjid secara berjamaah. Inilah perilaku Rasulullah dibulan Romadlon, yakni hampir seluruh waktu digunakan untuk beribadah mencari keridloan Allah (dan bukan bekerja mencari rejeki) ...
Jadi biarkanlah kalau ada orang yg hari2nya digunakan untuk iktikaf diMasjid (walau kelihatannya tidur pada paginya), namun malamnya mereka terjaga untuk menegakkan ibadah mencari keridloan Allah ...
Pergunakanlah 11 bulan untuk bekerja mencari rejeki / karunia Allah, dan pergunakan 1 bulan untuk mencari keridloan Allah dng "meninggalkan dunia" ...
Janganlah menjadi "hamba dunia" dng selalu bekerja mengejar harta, namun jadilah hamba Allah dng selalu mendekat kepadaNya dan tidak melupakan dunia ...