Beberapa orang suka bepergian...
Ada yang suka ke luar negeri...
Ada yang suka pendakian gunung...
Ada yg suka pemandangan laut...
Ada yg suka keheningan hutan ...
Macam²lah kesukaan mereka, yang penting plesir...
Mereka berusaha menjadi orang yang paling bahagia di luaran sana...
Namun ternyata, semuanya kembali ke rumah masing-masing...
Pasti capek setelah plesir, dan rumahlah tempat kembali terindah...
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا
"...dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal" (QS an-Nahl 80)
Rumah yang nyaman untuk beristirahat...
Rumah yang bisa memberikan ketenangan, tempat bernaung, dan berlindung...
Serta penuh gemuruh kehangatan, dan canda tawa anggota keluarga...
Harta paling berharga adalah keluarga yang harmonis, damai dan bahagia ...
Itu harapan kebanyakan manusia...
Begitu juga dengan akhirat ...
Setelah melancong beberapa saat, tentu manusia itu akan kembali...
Kampung akhirat, kampung halaman...
Setelah capek plesir, tentu ia akan kembali ke kampung halamannya...
Untuk beristirahat dengan nyaman...
Namun kenyamanan itu didapatkan sesuai dengan amal ketika plesir di dunia ...
Jika plesir itu sesuai dengan syariat Allah dengan segala perbuatan amal baik, maka ia akan mendapatkan tempat kembali yang nyaman...
Begitu juga sebaliknya...
Jika amal perbuatan buruk dilakukan selama plesir di dunia, maka tempat kembalinya jauh dari kenyamanan ...
Yakni rumah api yang sangat membakar ...
Na 'Udzubillahi min Dzalika...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar