Jumat, 28 Oktober 2016

Semakin seseorang mencintai Allah, semakin berat cobaan yg diterimanya ...
Bagaikan memegang bara api yg sangat panas, namun itulah sunnatUllah ...

Mencintai Allah bukanlah dari pengakuan, namun dari perbuatan dan hati ...
Masjid merupakan rumah Allah, barangsiapa mencintai Allah pasti mencintai masjid Allah, dng selalu beribadah didalamnya seperti yg diajarkan Rasululloh SAW ...
Ia juga tidak suka meminta-minta kepada makhluk, sehingga hanya kepada Allah-lah ia meminta segala sesuatu ...
Tidak berharap rejeki dari makhluq, namun berharap segala sesuatunya dari sisi Allah ...

Jumat, 21 Oktober 2016

Jika engkau hidup untuk dirimu sendiri, maka engkau egois ...
Jika engkau hidup untuk orang lain,  maka engkau munafiq ...
Karena sesungguhnya hidup itu untuk Allah ...
Sadar atau tidak,  kita pasti akan menemuiNya, entah selamat ataukah malah celaka ...

Jumat, 14 Oktober 2016

Jangan kecewa dan sedih, ketika beberapa keburukan menimpa anda ...
Rejeki seret, tidak punya kekuasaan sedikitpun, kadang2 sakit ataupun tidak dihormati orang lain ...

Sebaiknya anda malah bersyukur, karena ada seseorang yang dikaruniai banyak kenikmatan ...
Rejeki melimpah, memiliki kekuasaan luar-biasa, tidak pernah sakit dan selalu dihormati orang lain ...
Namun ia malah menjadi musuh Allah !
Dialah Fir'aun, manusia yang dikaruniai banyak kenikmatan, malah menganggap kalau dirinya adalah satu2nya tuhan yang maha tinggi !!! 

Jumat, 07 Oktober 2016

Jika engkau takut mati ketika berhaji ...
Maka ketahuilah, kematian itu bisa datang darimana saja, mengapa malah takut mati di tanah haram?

Jika engkau merasa tidak mampu membayar biaya ONH ...
Maka ketahuilah, ada tukang bakso yang bisa membayar biaya ONH, padahal ia tidak punya mobil sedangkan engkau punya mobil baru lebih dari satu ...

Jika engkau takut miskin karena membayar ONH ...
Maka ketahuilah, harta yang engkau miliki itu hanyalah titipan dari Allah. Dan Dia bisa mengambilnya kapan saja ...

Jika engkau merasa lemah dan kuatir berat di tanah haram ...
Maka ketahuilah, ada seorang perempuan tua yang berkaki satu, karena kecelakaan, bisa pergi haji, bahkan hingga melempar jumrah ...

Tidakkah engkau suka wafat di tanah haram ketika berhaji dengan ridloNya? Ataukah engkau malah lebih suka mati di negerimu dengan tidak jelas ... ?



Artikel

Manasik Haji dan Beberapa Permasalahannya 

http://tausyiahaditya.blogspot.co.id/2014/10/manasik-haji-dan-beberapa.html

Jumat, 30 September 2016

Jangan MEMINTA dengan penuh harap kepada Makhluq!!! Karena, jika permintaanmu itu terpenuhi, maka anda menjadi HINA! Dan akan lebih terhina, apabila permintaanmu itu tidak terpenuhi ... Mintalah dengan penuh harap hanya kepada Allah dan hanya kepada Allah ... Karena rejeki itu sudah ditentukanNya ... Jika rejeki itu memang bagianmu, tentu Dia akan memberikannya ... Namun jika rejeki itu bukan bagianmu, maka Dia tidak akan memberikannya kepadamu ... Bukan berarti Doa dan permintaanmu itu tidak dikabulkanNya, namun Dia Maha mengetahui rejeki mana yang terbaik untukmu ... Karena Dia itu Maha Baik, yang tidak ada satupun mahluqnya yang sebaik Dia ... !!!

Jumat, 12 Agustus 2016

Perpisahan dan perjumpaan itu suatu hal yang biasa ...
Kita bertemu di dunia ini, kemudian berpisah dan bertemu lagi ...
Hingga ada saatnya perpisahan yang panjang, namun bertemu lagi di padang makhsyar ...
Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita mengisi hari2 kita, ketika masih didunia ...
Jangan sampai terlambat, karena tidak ada yang bisa dilakukan ketika di padang makhsyar, kecuali penyesalan ...

Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan ...

Jumat, 05 Agustus 2016

Tersenyumlah setiap bertemu saudaramu ...
Namun, bersedihlah ketika kamu sendirian saja ...

Setiap engkau tersenyum, itu bernilai ibadah ...
Namun, ketika sendirian, perbanyaklah memikirkan dosa2mu dan segala perbuatan salahmu, sebelum engkau terlambat ...

Jumat, 29 Juli 2016

Tidak usah ngurusi amal ibadah orang lain ...
Mari kita perhatikan amal ibadah kita sendiri ...

Karena tugas kita hanya untuk menganjurkan kebaikan dan mencegah kemungkaran ...
Tidak untuk menyelidiki dan menilai ibadah orang lain ...

Jumat, 22 Juli 2016

Manusia hidup di dunia ini bukanlah untuk "hidup" ...
Maksudnya, ia hidup bukanlah untuk sekedar mencari penghidupan duniawi saja, kemewahan, foya-foya, dan dunia gemerlap lainnya ...

Manusia  hidup di dunia ini bukanlah untuk "mati" ...
Maksudnya, ia hidup bukanlah untuk mencari kematian, bom bunuh diri, terorisme, kamikaze, kerusuhan, dan kejahatan berat lainnya ...

Manusia hidup di dunia ini sebenarnyalah untuk "Yang Maha Hidup" ...
Dimana, ia hidup untuk mencari keridloanNya, mencari ilmu yang bermanfaat, beribadah hanya kepada Allah dan melakukan kebaikan lainnya untuk Allah, Yang Maha Hidup ...

Ia sadar, ada pertanggungjawaban yang sangat adil setelah kematian, pertanggungjawaban dari Tuhan Semesta Alam ...
Apakah ia bisa terlepas dari tanggung-jawab itu kelak dihadapanNya???

--------------------
Tambahan:
Ada yang mengatakan kalau internet itu membawa keburukan, sehingga orang yang mengaji di internet akan menjadi teroris. Maka saya katakan: Internet itu alat, seperti halnya buku. Buku juga alat, yakni alat untuk menyebarkan tulisan, gambar dan masih banyak lagi menggunakan media kertas.
Dengan kata lain, saya katakan internet itu Buku yang Berjalan!
Baik-buruknya tergantung sipenulis!

Bertemu muka (face to face) itu memang lebih handal untuk kebaikan, namun bisa juga menjadi sebaliknya.
Menurut informasi, bertatap muka lebih handal dalam menyampaikan sesuatu. Hipnotis dan sejenisnya akan ampuh jika bertemu langsung. Kalau ternyata ketemu dengan guru atau ustadz teroris yg sebenarnya, kemudian di hipnotis atau di cuci otak, maka bisa dipastikan ia akan menjadi murid teroris yang jauh lebih patuh daripada sekedar membaca di internet.

Karena itu, mencari guru dan ustadz yang baik itu wajib, sebagai filter awal atau dasar ilmu kebaikan, namun janganlah menyalahkan internet, karena dengan internet ilmu bisa berkembang dengan sangat cepat, pengetahuan bisa lebih luas, dakwah yang baik dengan penulis yang baik pula, akan menjadikan cepat tersebarnya kebaikan di dunia ini ...

Andaikan para penulis yang baik "mogok" tidak mau menulis kebaikan atau dakwah di internet, maka internet akan di isi oleh semua keburukan, pornografi dan juga liberalis ...
Maka, apakah anda akan mengatakan "jangan meng-akses internet", yang otomatis mengatakan "tidak usah sekolah" karena sekolah s1, s2 dan s3 itu wajib mengakses internet ...?

Wahai para ustad yang anti internet, yg mengatakan keburukan dan radikalisme itu dari internet, coba pikirkan sekali lagi, radikalisme yang sesungguhnya itu dari internet atau dari berguru (tatap muka) dengan orang yang SALAH ???

Jumat, 15 Juli 2016

Sesungguhnya disisi Allah telah ada semua ilmu dan pengetahuan, tak dibatasi oleh ruang dan waktu, hingga tempat seorang manusia apakah di Surga atau di Neraka, Dia sudah Mengetahuinya ...

Sedangkan disisi makhluq, juga manusia, terdapat ilmu dan pengetahuan, yang dibatasi oleh ruang dan waktu ...
Hingga bagi manusia yang serba tidak tahu, pasti mendapatkan 2 kapling/tempat, yakni kapling di Surga dan kapling di Neraka ...
Jika manusia itu menuruti Nabi SAW dan beriman kepada Allah dan NabiNya, maka kaplingnya di Neraka akan musnah, dan hanya punya kapling di Surga ...
Namun sebaliknya, jika manusia itu tidak mau menuruti Nabi SAW dan juga tidak beriman kepada Allah dan NabiNya, maka kaplingnya di Surga akan lenyap, dan hanya punya kapling di Neraka ... 

Jumat, 08 Juli 2016

Jangan mengikuti keinginan kebanyakan manusia ...
Jadilah dirimu sendiri, yang unik ...
Dengan menganjurkan kebaikan dan melarang kemunkaran ...
Itulah sifat seorang mukmin sejati ...
Setelah di 'godhog' dikawah puasa Romadlon 1 bulan penuh ...

Andaikan engkau diolok-olok dengan dakwahmu ...
Engkau dihina, atau disindir dengan sinisnya ...
Jangan takut, karena itu berarti mereka mendengar dakwahmu, namun belum siap menerima hidayah-Nya ...
Jadilah penganjur kebaikan, jika engkau mukmin sejati!

Dan jangan takut diboikot rejekimu, karena perbuatanmu itu ...
Karena rejeki bagianmu pasti engkau dapatkan dan yang bukan bagianmu pasti akan terlepas ...
Siapakah yang memberikan rejeki, manusia ataukah Allah?
Karena itu mintalah rejeki hanya kepada Allah, dan jangan kepada manusia ...
Dan itu jauh lebih terhormat!

Selasa, 05 Juli 2016

Hari ini puasa terakhir, bagi orang2 yg beriman ...
Mereka juga sholat malam, tahajjud dan juga bermurah hati ...
Untuk siapa ...?
Untuk Allah, Tuhan yg Tidak pernah dilihat oleh mereka ...
Tuhan yg juga tidak pernah terlihat memberikan rejeki kepada mereka secara langsung ...
Tidak pula tampak wujud-Nya ...
Namun mereka tetap beribadah untuk-Nya ...
Itulah keimanan!

Besok Allah menyuruh kita merayakan hari kemenangan ...
Hari kemenangan setelah berjuang 1 bulan penuh, penuh keimanan, berharap Rahmat, Ampunan dan Ridlo-Nya ...

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H ...
Mohon maaf lahir dan batin ...
Taqobballahu Minna wa Minkum ...


http://tausyiahaditya.blogspot.co.id/2016/06/selesai-romadlon-sangat-disunnahkan.html

Jumat, 01 Juli 2016

Romadlon segera meninggalkan kita ...
Bulan penuh Rahmah yang belum tentu kita jumpai tahun depan ...
Semua makhluq-Nya sangat bersedih, karena ditinggalkannya, kecuali manusia (dan jin?) ...

Bahkan sampai ada slogan, "Hormatilah Orang yang Tidak Berpuasa" ...
Begitulah manusia  (dan jin-kah?) ...

Padahal, kalau kita melihat diri kita sendiri, ketika bulan yang penuh berkah dan ampunanNya ini datang ...
Apakah kita sudah mengisinya dengan ibadah yang baik ...?
Apakah kita sudah benar2 meminta ampunan dengan sungguh2 kepada-Nya ...?
Apakah kita sudah berpuasa dengan baik ...?
Ingatlah, belum tentu kita menjumpai Romadlon di tahun depan, kalau ternyata Allah memanggil kita duluan ..