Jumat, 31 Mei 2024

 Kita patut sedikit bangga ...

Sebab, jika kita perhatikan, yang rajin dan istiqomah ke Masjid untuk sholat berjama’ah kebanyakan dari S3, S2 dan S1 ...

Masih sedikit yang bertitel A.Md ...

Satu sisi, kita wajib bersyukur, karena banyaknya jamaah namun satu sisi sangat disayangkan kalau yg A.Md masih sedikit...

Padahal, yang paling berpotensi itu malah yang A.Md bukan yang S3...

S3 itu wajar, namun A.Md itu ruaarr biasa ...

Terbanyak jamaah Masjid, S3, Sangat Sepuh Sekali...

Urutan dibawahnya, S2, Sangat Sepuh ...

Menyusul, S1, Sepuh ...

Dan yang paling sedikit 🥺, A.Md,  Anak Muda ...


Jumat, 24 Mei 2024

 Jika dalam sholat kita teringat...

Kunci yg hilang ...

Maka kita termasuk yg meremehkan sholat dengan lebih memilih ingatan kunci daripada sholat...

Jika dalam sholat kita teringat...

Ide² penemuan baru ...

Maka kita termasuk yg meremehkan sholat dengan lebih memilih ingatan ide² dunia daripada sholat...

Jika dalam sholat kita teringat...

Barang² yang akan dibeli di pasar ...

Maka kita termasuk yg meremehkan sholat dengan lebih memilih ingatan barang² daripada sholat...

Padahal sholat itu komunikasi antara makhluq yang rendah, dengan Allah, Tuhan mereka...

Yang memberikan kehidupan dan kekayaan setelah kemiskinan saat lahir di dunia ini...

Lalu bagaimana kita bisa tetap mengingat Allah dan nyaman bercakap² dengan Dia ...?

Maka perhatikanlah apa² dari Bacaan Al Qur'an yang di baca imam, minimal suratul Fatihah ... 

Lalu pahami makna Bacaan Al Qur'an itu ...

Hingga jiwamu tenang, nyaman dan damai ...

Kok sulit ya ...?

Subhanallah, tenang saja, semua itu ada prosesnya ...

Kecintaan tidak akan diperoleh tanpa pengorbanan terlebih dahulu...

Meskipun sulit dalam berproses, tidakkah kita bangga, nyaman, dan nikmat kalau kita bisa sholat dengan khusu', berkomunikasi, seolah-olah melihat Nya ...?


Jumat, 17 Mei 2024

 Seseorang yang dimabuk cinta, tentu akan memberikan segalanya tanpa pamrih dan tidak terlalu berharap imbal balik yang cash ...

Dia melakukan hanya untuk Allah, dan apabila mendapatkan kenikmatan atau kesusahan dunia, ia tetap bersyukur...

Seseorang berjiwa pedagang, tentu akan berprinsip, menggunakan modal sekecil²nya untuk mendapatkan hasil cash yang sebesar2nya...

Dia melakukan sesuatu untuk mendapatkan balasan yang lebih, cash...

Jika ia mendapatkan kenikmatan dunia, ia akan bersyukur,  dan akan berkata, Allah mencintaiku ...

Jika ia mendapatkan kesusahan, ia akan protes pada Allah...

Orang seperti ini berprinsip, lebih suka dicintai dan tidak suka mencintai...

Ribet dan susah katanya, jika harus mencintai...

Seseorang yang cinta dunia, akan berprinsip, ngapain susah-susah mikir yang gak jelas ...

Akhirat itu tidak jelas, yang pasti jelas itu kekayaan dunia, punya teknologi tercanggih, punya segalanya di dunia ini ...

Manusia jenis pertama dan kedua, InsyaAllah selamat Akhirat, meskipun beda derajat ...

Namun hati², Manusia yang punya prinsip yang terakhir...

Umur manusia tidak ada yang tahu, klo sudah wafat, dan sudah dibukakan pintu yang ghaib ...

Penyesalan pun tak berguna...

Ini wilayah keimanan, boleh percaya boleh tidak...

Jumat, 10 Mei 2024

 Jangan sesekali berpikir, “Tidak mengapa berbuat dosa, nanti aku akan bertobat”.... 

Apa yang dapat menjamin kalau engkau punya waktu untuk bertaubat kepada Allah...?  

Perhatikanlah dengan siapa engkau bersahabat...

Orang-orang yang saling bersahabat di atas maksiat kepada Allah di dunia... 

Di hari kiamat akan saling bermusuhan satu sama lain dan saling berlepas diri... 

Sedangkan mereka yang saling bersahabat di atas takwa kepada Allah...

Maka dihari kiamat akan saling mengucapkan Selamat satu sama lain dan berbahagia...

Jumat, 03 Mei 2024

 Ada tiga sifat yang menyelamatkan...

Pertama, ikhlas... 

Ikhlas adalah fitrah: fitrah Allah yang manusia diciptakan sesuai dengannya...

Manusia tersebut tidak berharap dan juga tidak kecewa dengan dunia, sebab tujuannya adalah Allah...

Kedua, shalat... 

Ia merupakan tiang dan penopang agama...

Ketiga, ketaatan... 

Ia pelindung...

Pelindung bagi pemimpin dan rakyat yang dipimpinnya...

Dan ketaatan itu tidak untuk perbuatan maksiat kepada Allah...

Jumat, 26 April 2024

 Seseorang tidak akan paham, bagaimana luar biasanya waktu masih muda ...

Kecuali ketika ia sudah tua ...

Seseorang tidak akan paham, bagaimana luar biasanya kesehatan...

Kecuali ketika ia sakit ...

Seseorang tidak akan paham,bagaimana luar biasanya kehidupan...

Kecuali Ketika ia wafat ...

Seseorang akan menyesal karena lalai sewaktu masih muda, sehat dan masih punya nyawa ...

Menyesal karena melupakan akhirat dan ibadah ...

Hingga kematian menjemput...

Kemudian ia meminta-minta supaya dihidupkan lagi supaya dapat beramal sholih dan ibadah...

Maka tentu akan dijawab Malaikat...

Sorrry yeee ... 🤤🤭

Jumat, 19 April 2024

Berharap berhasil dan takut gagal ...

Setiap perjuangan pasti butuh keduanya...
Seseorang yang mengejar dunia, pasti akan memiliki Harapan untuk berhasil dan takut akan gagal ...
Hingga ia berusaha sekuat tenaga dengan meminimalkan kesalahan yang berakibat kegagalan...
Seseorang yang mengejar Akhirat, pasti akan memiliki Harapan akan Rahmat Allah dan takut akan Siksa Nya...
Hingga ia berusaha sekuat tenaga beribadah dengan meminimalkan kesalahan yang berakibat kemurkaan Allah...

Bedanya...
Jika berjuang masalah dunia, bisa dirasakan hasilnya sekarang, cash and carry, kontan, hingga pemilik keberhasilan bisa bangga dan menyombongkan diri atas keberhasilannya...
Jika berjuang masalah Akhirat, tidak akan ia dapatkan hasilnya sekarang, tertutup dan tidak ada kepastian, hingga pejuang Akhirat itu tidak akan bisa bangga dan sombong atas perjuangan ibadahnya...

Jika ada seseorang yang membanggakan ibadahnya, tentu akan dicemooh dan dianggap bodoh, karena dianggap tidak relevan untuk jaman modern yang mengutamakan profesionalisme dan perubahan...

Sedangkan ibadah itu tidak ada perubahan, terus menerus sama dengan kuantitas dan kualitas yang diharapkan meningkat, ini yang dianggap menghambat kemajuan dan perkembangan jaman...

Kenikmatan dunia sangat mempesona dan membanggakan, karena dunia ini wilayah cobaan...

Kenikmatan Akhirat benar-benar tidak diketahui dan tidak bisa dibanggakan, karena akhirat itu wilayah keimanan...

Dan Akhirat itu jauh lebih baik dan merindukan bagi orang-orang yang percaya sedangkan yang tidak percaya, ibadah justru malah dianggap mengganggu dan tidak berguna sama sekali...

Berarti enakan pejuang masalah dunia, bisa dapat cash and carry, bisa dirasakan dan bisa dibanggakan juga sesuai dengan kebutuhan dunia sekarang ini ...
Tidak, tidak begitu ...
Sesungguhnya hal ini perkara keimanan...
Karena sesungguhnya kenikmatan dunia itu sementara lagi menipu ...
Kelihatannya sukses, tapi sebenarnya murka Allah menanti, karena jalan yang ditempuh salah ...
Sedangkan kenikmatan Akhirat itu jauh lebih baik dan abadi ...
Sejengkal Surga yang ia dapatkan, jauh lebih baik daripada semua dunia seisinya yang ia mampu miliki ...
Karena mahalnya Surga, maka Allah sembunyikan peruntukannya ...
Supaya manusia tidak bangga, tidak sombong dengan ibadahnya dan tidak meremehkan orang lain yang mungkin terlihat sedikit ibadahnya...

Itulah Surga, yang tidak akan bisa didapatkan dengan berbangga diri dan menyombongkan ibadahnya, namun hanya bisa dengan penuh harap akan Rahmat dan Ampunan Allah SWT ...

Jumat, 12 April 2024

 Janganlah meminta kaya raya ...

Jangan pula meminta sukses dunia ...

Atau meminta perkara dunia lainnya...

Karena, jika Allah mengabulkan doamu, maka belum tentu Allah memberikan bagian terbaik di Akhirat kelak ...

Namun mintalah Surga dan ampunanNya dengan sepenuh hati...

Sebab jika Allah mengabulkan doamu, maka Dia akan memberikan ampunan dan Surga Nya ...

Ditambah kekayaan dunia dan kesuksesan dunia yang kadarnya hanya Dia yang mengetahuinya ...

Sebab jika kamu terlalu kaya, kamu bisa melupakan Akhirat...

Dan jika kamu terlalu miskin, juga akan melupakan Akhirat dengan kesibukan mencari harta supaya bisa hidup ...

Ingatlah, kesibukan yang berlebihan dalam perkara dunia, dan mengejar kemewahan itu bisa melupakan Akhirat...

Karena itu serahkan duniamu Kepada Penciptamu yang maha mengetahui kadar terbaik untukmu ...

Dan usahakan Akhiratmu sekuat tenagamu hingga Dia meridloinya...

Semoga Allah memberkahimu ...

Jumat, 05 April 2024

 Sesungguhnya istiqomah itu sangatlah luar biasa...

Seseorang yang terbiasa Tahajjud dan witir setiap hari ...

Hingga suatu hari ia sakit dan tidak bs Tahajjud dan witir, maka tercatatlah ia pada hari itu mengerjakan sholat Tahajjud dan witir ...

Seseorang yang terbiasa sedekah setiap hari ...

Hingga suatu hari ia tidak punya sesuatupun untuk disedekahkan ...

Maka tercatatlah ia bersedekah pada hari itu ...

Jika seseorang tidak terbiasa melakukan kebaikan, lalu ia melakukan kebaikan maka tercatatlah ia melakukan kebaikan hari itu ...

Namun jika ia tidak melakukan kebaikan, maka tidak tercatat baginya kebaikan...

Hal ini dikarenakan ia tidak terbiasa dan tidak istiqomah melakukan kebaikan setiap hari...


Berbeda dengan masalah dunia ...

Jika ia istiqomah, maka dianggap anti perubahan, tidak kreatif dan membosankan...

Selalu ditantang untuk melakukan hal baru, yang maju, meninggalkan kebiasaan lama yang kuno dan statis...

Untuk kemajuan dunia dan teknologi, katanya sih ....


Sehingga untuk masalah dunia, akan muncul tingkat stress yang tinggi, bagi yang tidak kuat bisa gila ataupun bunuh diri...

Sedangkan istiqomah dalam masalah akhirat, maka akan memunculkan ketenangan, dan kedamaian hati...

Hal ini dikarenakan ia bertakwa kepada Allah dan dekat kepada Nya ...



Jumat, 29 Maret 2024

 Wahai anakku...

Janganlah mencari2 kesalahan orang lain...

Karena semua manusia itu pasti punya kesalahan...

Dirimu juga ...

Tidaklah patut seseorang mencari2 kesalahan orang lain lalu menyebarkannya ...

Berharap keburukan menimpa orang itu ...

Kalau sdh demikian...

Kamu telah membakar amal baikmu sendiri, hingga jadi abu lalu diterbangkan oleh angin ...

Tidak tersisa amal baikmu itu diakhirat kelak ...


Jumat, 22 Maret 2024

 Wahai anakku ...

Janganlah berebut harta dan kekuasaan...

Harta dan kekuasaan yang diperoleh dng cara zalim, tidak akan memperoleh keberkahan ...

Tidak usah berebut jadi pemimpin masyarakat ...

Tidak usah pula berebut jadi pemimpin sholat...

Ingatlah, Surga itu diperoleh hanya karena Rahmat Allah saja, bukan karena kamu kaya, pejabat, pemimpin dan juga bukan karena kamu imam Sholat...

Berbaik-baiklah mencari rejeki dan dalam ibadah...

Karena rejekimu sudah ditentukan dan juga tempatmu di Surga ataupun Neraka...

Berharaplah Rahmat Allah saja, InsyaAllah kamu beruntung...

Jumat, 15 Maret 2024

 Wahai kaum wanita ... 

In Syaa Allah, akan tiba waktunya... 

Ada yang akan datang kepadamu... 

Untuk melamar dan membawa dirimu pergi ... 

Dengan persetujuanmu ... 

Juga dengan persetujuan orang tuamu... 

Itulah Saat-saat indah yang kamu nantikan ... 

Wahai semua manusia ... 

In Syaa Allah, akan tiba waktunya... 

Ada yang akan datang kepadamu... 

Untuk melamar dan membawa dirimu pergi ... 

Namun tidak butuh persetujuanmu ... 

Juga tidak butuh persetujuan orang tuamu... 

Siapakah dia ...? 

Dialah, Sang Pencabut nyawa, untuk kematianmu... 

Itulah Saat-saat yang kamu ingin lari darinya ... 

Jumat, 08 Maret 2024

 Murid: Kyai, katanya seseorang yang berbuat baik itu masuk Surga, namun mengapa Kyai sendiri terlihat kurang yakin masuk Surga?

Kyai: Subhanallah, mengapa kamu menganggap saya kurang yakin masuk Surga?
Santri: Iya Kyai. Saya lihat Kyai tidak menghina para pezina, tidak mengolok-olok para koruptor dan masih banyak lagi. Bukannya mereka orang jahat dan pasti masuk Neraka dan Kyai orang baik dan pasti masuk Surga?
Kyai: Subhanallah, bukan begitu muridku. Seseorang pasti masuk Surga ketika ia berbuat baik, lalu meninggal.  Dan seseorang pasti masuk Neraka ketika ia berbuat maksiat, lalu meninggal.
Saya tidak tahu, apakah para pezina, koruptor, pencuri, perampok itu pada Saat-saat terakhir justru malah taubat dengan sungguh2. Lalu meninggal,  maka ia pasti masuk Surga.
Sedangkan saya sendiri tidak tahu, apakah Saat-saat terakhir saya, berbuat baik atau maksiat. Bagaimana saya bisa berbangga hati jika saya sendiri tidak mengetahui keadaan saya di akhir hidupku... (kyai sambil menangis)
Santri: Subhanallah, maafkan kebodohan saya kyai, ternyata saya terlalu sombong dan meremehkan orang lain, sementara saya sendiri tidak mengetahui keadaan saya kelak, saat ajal menjemput. .. (sambil menangis juga).
Kyai: Betul muridku, sesungguhnya kewajiban kita hanya mengingatkan orang lain yang berbuat maksiat dan zalim, supaya menghentikan tindakan buruk mereka. Namun Kita tidak boleh menganggap mereka pasti ahli Neraka, sementara mereka belum wafat. Artinya masih diberikan waktu untuk bertaubat. Sedangkan kita ....?